Minggu, 13 April 2008

7. Ketika Islam Berjaya Di Eropah Selama Hampir 800 Tahun

11 video di bawah ini (rata-rata berdurasi 9 menit) menceritakan tentang bangunan Alhambra di Granada, Spanyol. Bangunan ini adalah peninggalan kekuasaan islam pernah berjaya di eropah (Spanyol) selama lebih dari 750 tahun (710 – 1489)

Bangunan ini tidak hanya indah namun menyimpan sejarah puncak peradapan islam. Al-Hambra ternyata telah dibangun dengan menggunakan konsep-konsep arsitektur dan seni islam yang original yang tiada tertandingi hingga kini. Perancang Al-Hambra diakui oleh ahli arsitektur modern sebagai hasil karya orang cerdas dan jenius. Para insinyur modern telah membuktikan bahwa perancang Al-Hambra telah telah menerapkan ilmu matematika (trigonometri) dan prinsip prinsip ilmu struktur bangunan. Al-Hambra telah membuktikan bahwa pada masa keemasan islam ilmu pengetahuan berkembang pesat dan karena itu islam pada masa itu menjadi kekuatan yang sangat terkemuka di muka bumi. Penerapan sistem pengairan, air mancur Al-Hambra adalah bagian dari teknologi mesin pompa dan pengairan yang sudah dikuasai dengan baik oleh sarjana muslim waktu itu.

Ornamen khas peradaban Islam mewarnai setiap lekuk bangunan, tulisan huruf Arab "Laa ghaliba illalah" (tiada kejayaan selain Allah) terpahat di berbagai dinding.
Ada taman asri di setiap penjuru, parit dan kolam air mancur di setiap kawasan Istana. Teras-teras dari batu marmer. Ruang-ruang dengan kaligrafi Arab dengan ukiran khas yang tiada tandingannya. Patung-patung singa. Menara. Benteng-benteng yang menjulang. Meriam-meriam yang siap menembak. Dan, sebuah mesjid besar yang dinamakan Mesjid Al-Mulk.

Video ini juga diselingi dengan sejarah kejatuhan kekuasaan islam di Spanyol ke orang-orang katolik dibawah pimpinan raja Ferdinand dan ratu Isabela pada tahun 1489. Dan segera pada tahun 1492. Ferdinand dan ratu Isabela menerapkan hukum inkuisisi kepada penduduk Spanyol yang mayoritas adalah muslim. . Ferdinand dan ratu Isabela memaksa orang-orang Islam dan Yahudi pindah ke agama Kristen, jika tidak mereka akan membunuhnya dengan alat-alat siksaan secara keji. Dalam rangka menyelamatkan iman ini, tidak sedikit kaum Muslimin dan orang-orang Yahudi melakukan eksodus ke Afrika Utara dan wilayah Ottoman (Turki). Setelah itu orang-orang Katolik berusaha menghilangkan simbol-simbol agama dan peradaban yang telah berabad-abad bercokol di Andalus. Masjid-masjid dan Synagog diubah menjadi gereja; buku-buku agama, ilmiah, dan filsafat dibakar di tanah-tanah lapang. Para sejarawan modern mengatakan bahwa jaman Inquisi ini merupakan sisi gelap sejarah gereja yang pernah terjadi di Eropa.

Selengkapnya mengenai ”Andalus”; sejarah dan kejatuhannya silahkan buka halaman:sejarah islam di Spanyol


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 1/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 2/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 3/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 4/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 5/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 6/11

Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 7/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 8/11


slam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 9/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 10/11


Islam in Europe - When Muslims Ruled in Europe Part 11/11

Tidak ada komentar: